RPP Matematika Kelas 8 SMP Operasi Aljabar


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran      :  Matematika
Kelas/Semester     :  VIII/1

Satuan Pendidikan   :           SMP/MTs

Bab 1      Operasi Aljabar 


Kompetensi Inti          :     -       Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
-       Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
-       Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
-       Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
Kompetensi Dasar        :  -       Menerapkan operasi aljabar yang melibatkan bilangan rasional
Indikator                      :     -       Menjelaskan pengertian suku, variabel, konstanta, dan koefisien dari bentuk-bentuk aljabar
-       Mengklasifikasikan suku sejenis maupun tak sejenis
-       Menyelesaikan operasi hitung (tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat) bentuk aljabar
-       Menunjukkan sifat-sifat operasi pada bentuk aljabar
-       Menerapkan sifat-sifat bentuk aljabar untuk menyederhanakan hasil operasi pecahan aljabar
-       Menerapkan sifat-sifat operasi pada bentuk aljabar untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari
Alokasi Waktu        :       20 jam pelajaran (10 x pertemuan)

A.    Tujuan Pembelajaran

-     Siswa dapat menjelaskan pengertian suku, variabel, konstanta, dan koefisien dari bentuk-bentuk aljabar
-     Siswa dapat mengklasifikasikan suku sejenis maupun tak sejenis
-     Siswa dapat menyelesaikan operasi hitung (tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat) bentuk aljabar
-     Siswa dapat menunjukkan sifat-sifat operasi pada bentuk aljabar
-     Siswa dapat menerapkan sifat-sifat bentuk aljabar untuk menyederhanakan hasil operasi pecahan aljabar
-     Siswa dapat menerapkan sifat-sifat operasi pada bentuk aljabar untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari
Karakter siswa yang diharapkan:
-     Disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab

B.    Materi Pembelajaran

      Operasi aljabar
        Pertemuan Ke-1 s.d. 10
1.    Aljabar adalah suatu cabang dari Matematika dengan menggunakan huruf-huruf untuk mewakili bilangan.
2.    Bentuk-bentuk aljabar tersebut terdiri atas koefisien, variabel (peubah), dan konstanta.
3.    Variabel atau peubah adalah lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui nilainya dengan jelas. Variabel biasanya dilambangkan dengan huruf kecil: a, b, c, ..., z
4.    Koefisien adalah nilai bilangan yang yang terletak di depan variabel.
Contoh: Bentuk aljabar: 9x + 4y – 6 Þ 9 adalah koefisien dari x dan 4 adalah koefisien dari y
5.    Konstanta adalah semua bilangan yang tidak mempunyai peubah (variabel).
Contoh: Bentuk aljabar 5x + 7y + 3 Þ 3 adalah konstanta
6.    Suku bentuk aljabar dapat disusun sebagai penjumlahan dari beberapa bentuk aljabar lainnya, sehingga setiap bentuk aljabar disebut suku dari bentuk aljabar yang diberikan.
Contoh: Suku-suku dari 4x + 5y adalah 4x dan 5y
7.    Faktor adalah bilangan-bilangan bulat yang jika dikalikan hasilnya merupakan bilangan yang dicari faktor-faktornya.
Contoh: Faktor dari 10xy adalah 10, x, dan y

8.    Suku-suku sejenis adalah bentuk-bentuk aljabar yang variabelnya sama (sejenis), perbedaannya hanya terletak pada koefisien variabelnya.
Contoh:
a.    Suku sejenis
-     10x dan -2x
-     9a2 dan 2a2
b.    Suku tidak sejenis
-     9x dan 6x2
-     11x dan 6y
9.    Macam-macam jenis suku:
a.    Suku satu adalah bentuk aljabar yang tidak dihubungkan oleh operasi jumlah atau selisih.
      Contoh: 3x, 5a, -8y, ...
b.    Suku dua adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh satu operasi jumlah atau selisih. Bentuk aljabar          suku dua disebut juga binom. Contoh: 10x + 5, b – 7, ...
c.    Suku tiga adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh dua operasi jumlah atau selisih. Bentuk aljabar           suku tiga disebut juga trinom. Contoh: 8a2 + 5a – 7, 2x2 – 4x – 5, ...
10.  Operasi hitung pada bentuk aljabar
a.     Penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar
Contoh:
11a + 7b – 3b – 3a = (11a – 3a) + (7b – 3b)                    (sifat komutatif)
                               = (11 - 3)a + (7 - 3)b                         (sifat distributif)
      = 8a + 4b
               = 4(2a + b)
b.     Perkalian konstanta dengan bentuk aljabar
Contoh:
7(x + 4y) = 7x + 28y
c.     Perkalian bentuk aljabar
Contoh:
(2x + 3)(4x + 1) = (2x . 4x) + (2x . 1) + (3 . 4x) + (3 . 1)
                                        = 8x2 + 2x + 12x + 3
                                        = 8x2 + 14x + 3
d.     Pembagian bentuk aljabar
Contoh:
12a2b2 : 3a2b2 = 4
e.     Operasi pangkat bentuk aljabar
Contoh:
(a + b)1 = a + b
(a + b)2 = (a + b)(a + b)
                             = a2 + ab + ab + b2
              = a2 + 2ab + b2  
f.      Substitusi pada bentuk aljabar
Contoh:
Jika diketahui nilai x = -4 dan y = 3, maka tentukan nilai 2x2 – 4xy + 3y2!
Jawab:
Substitusi x = -4 dan y = 3, sehingga diperoleh:
2x2 – 4xy + 3y2 = 2(-4)2 – 4 . (-4) . 3 + 3 . 32
                         = 2 . 16 + 48 + 27
                         = 32 + 75
                         = 107
11.  Pecahan aljabar adalah bentuk pecahan di mana pembilang dan penyebutnya merupakan bentuk aljabar sehingga dinamakan pecahan aljabar (ingat bentuk aljabar).
12.  Operasi hitung pada pecahan aljabar
a.     Penjumlahan dan pengurangan
Contoh:

b.     Perkalian
Contoh:




c.     Pembagian
Contoh:

d.     Perpangkatan
Contoh:

13.  Penyelesaian masalah yang berkaitan dengan operasi aljabar

Contoh:
Diketahui usia ayah empat kali usia anak. Lima tahun kemudian, usia ayah tiga kali usia anaknya. Tentukan            masing-masing umur ayah dan anak!
Jawab:
Misal:
x = ayah
y = anak
Didapat persamaan:
x = 4y                       .... (1)
x + 5 = 3(y + 5)         .... (2)
Substitusi persamaan (1) ke persamaan (2)
x + 5 = 3(y + 5)
Û 4y + 5 = 3y + 15
Û 4y – 3y = 15 – 5
Û y = 10
Untuk y = 10, maka x = 4y
                 Û x = 4 . 10
                 Û x = 40
Jadi, umur ayah 40 tahun dan umur anak 10 tahun.

C.    Metode Pembelajaran

        Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan

D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

        Pertemuan Ke-1 s.d. 10
Pendahuluan
Apersepsi   :
Siswa diberi pemahaman tentang operasi aljabar
        Motivasi      :
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami operasi aljabar
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami konsep dasar bentuk aljabar
2.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat mengenal suku sejenis dan tidak sejenis
3.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat mengenal macam-macam jenis suku
4.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat melakukan operasi hitung pada bentuk aljabar
5.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat melakukan operasi hitung pada pecahan aljabar
6.    Guru memberikan informasi agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bentuk aljabar
7.   Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1.    Melalui diskusi dan tanya jawab, melalui contoh siswa diminta memahami konsep dasar bentuk aljabar
2.    Melalui dialog dan diskusi, siswa diminta membedakan suku sejenis dan tidak sejenis
3.    Melalui dialog dan diskusi, siswa diminta menyebutkan macam-macam jenis suku
4.    Melalui diskusi dan tanya jawab, siswa diminta melakukan operasi hitung pada bentuk aljabar
5.    Melalui diskusi dan tanya jawab, siswa diminta melakukan operasi hitung pada pecahan aljabar
6.    Melalui diskusi dan tanya jawab, siswa diminta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bentuk aljabar
7.    Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang operasi aljabar pada buku Matematika 2A dan buku penunjang lainnya

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1.    Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2.    Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

Penutup

1.   Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2.    Siswa dan guru melakukan refleksi
3.    Guru memberikan tugas rumah (PR)
4.    Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5.    Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

E.     Alat dan Bahan

1.    Alat                          :  -
2.    Sumber belajar        :  -   Buku paket
-   Buku lain yang relevan
-   Buku Matematika 2A
F.     Penilaian
1.    Teknik/jenis            :  kuis dan tugas individu
2.    Bentuk instrumen   :  pertanyaan lisan dan tes tertulis
3.    Instrumen/soal       :
1. .... Diketahui bentuk aljabar 7p + 2q – 3p + 8q – 25, tentukan:
         a. Suku-sukunya dan koefisien suku-sukunya!
         b. Manakah suku yang sejenis?
2.      Tentukan variabel, koefisien, dan konstanta dari bentuk aljabar berikut!
         a. 4x2 + 2x – 5
         b. a2 – 4a + 10
         c. 6b3 – 5b + 5
         d. y – 4x +9
         e. p + 3q – 6
3.      Jika diketahui a = 6 dan b = -3, maka tentukan nilai dari bentuk aljabar berikut!
         a. a2 – 2ab + b2
         b. 2ab – a2b + b3
         c. 3a2 – 4ab2 + ab
         d. (4a + 1)(a2 – 7b)
4.      Tentukan bentuk sederhana dari !
5.      Keliling sebuah kebun berbentuk persegi panjang adalah 40 meter. Jika perbandingan panjang dan lebar adalah a : b, maka tentukan luas kebun tersebut!



       
       Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
       Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)



Mengetahui
Kepala Sekolah

…………………………………
Guru Mata Pelajaran



________________________
NIP.




________________________
NIP.

We will email you when we have a new update: